Senin, 19 April 2010

motor matic

Banyak siswa yang menanyakan "gmana sih pak cara kerja cvt pada matic tuh? Berikut penjelasan bagaimana cvt bekerja Mungkin banyak siswa smk sekolah lain juga belum mengerti cara kerja dari mesin matik atau CVT(Continuously Varible Transmission) pada sepeda motor. Ternyata lebih sederhana dari mesin konvensional atau mesin bertransmisi


Semua komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), sedangkan puly belakang dihubungkan ke as-roda. Yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt.


Pada saat stationer atau putaran rendah, puly depan memiliki radius yang kecil dibandingkan dengan puly belakang atau rasio gigi ringan Seiring dengan bertambahnya putaran mesin (rpm), maka puly depan radiusnya juga ikut membesar sedangkan puly belakang justru mengecil atau sama dengan rasio gigi berat। Untuk kerja v-belt hanya menghubungkan kedua puly tersebut agar dapat berjalan secara bergantian. Jadi saat puly depan membesar maka yang menyebabkan puly belakang mengecil adalah karena desakan dari v-belt, karena panjang v-belt selalu sama pada proses ini.

Karena kerja CVT yang linear, maka mesin matik dapat menghasilkan akselerasi yang halus tanpa adanya kehilangan tenaga

Jumat, 16 April 2010


Mobil Berbahan Bakar Detergent

Lagi-lagi Chrysler membuat terobosan baru. Kali ini masih soal pengembangan mobil dengan emisi nol (zerro emision). Teknologi baru ini akan digunakan untuk mobil minivan. Dengan teknologi ini, mobil tak lagi mengandalkan bahan bakar dari fosil. Mereka memanfaatkan senyawa campuran dari natrium dan hidrogen yang didapat dari proses kimiawi sodium borohidrat. Senyawa hasil akhir berupa kandungan kimia yang jenisnya “dekat” dengan borax seperti yang biasa digunakan sebagai campuran detergent.

Untuk memisahkan kandungan hidrogen dari sodium borohidrat, mereka akan menggunakan katalis khusus yang dikembangkan Millennium Cell (MC). MC adalah perusahaan pengolah sejumlah senyawa kimia yang berbasis di Eatontown, New Jersey, Amerika Serikat. Untuk melakukan katalisasi sodium borohidrat tersebut dapat dilakukan dalam sebuah reaktor besar, tapi ini masih sebatas ide.

Setelah melalui serangkaian proses uji coba, ternyata Minivan dapat berjalan sejauh 300 mil dengan menggunakan 54 galon sosium borate sebagai bahan dasar awal yang kemudian dikonversi menjadi turunan natrium dan hidrogen. Dengan temuan ini, menurut Moore, salah seorang teknisi dari Chrysler, nantinya akan diperlukan stasiun pompa bensin yang sekaligus mempunyai instalasi pengolahan senyawa “deterjen” ini. Hmm, hebat juga mobil ini

Senin, 06 April 2009

nasa






Sejarah Pesawat Ulang Alik
Prototipe pesawat Ulang Alik pertama selesai dibuat pada 17 September 1976 dengan diberi kode OV-101 (singkatan dari Orbiter vehicle 101 atau Kendaraan Pengorbit 101) dan diberi nama “Enterprise” oleh presiden AS ke-38 “Gerald Rudolph Ford. Kendati pesawat Enterprise yang berbobot 68 ton dibuat agar dapat terbang, mendarat dan menghadapi uji coba lain, namun Enterprise belum menjadi pesawat pengorbit yang dapat beroperasi penuh. Semua mesinnya hanyalah mesin tiruan, sedangkan ubin khusus penahan panas hanya lempengan plastik. Rencananya pesawat Enterprise akan diubah supaya dapat digunakan dalam penerbangan antariksa di kemudian hari. Tetapi karena alasan ekonomi, rencana tersebut dibatalkan dan Enterprise disimpan di museum untuk selama-lamanya.

Program ruang angkasa Amerika Serikat (AS) memasuki era peluncuran pada 12 April 1981 ditandai dengan peluncuran pesawat ulang alik pertama dalam armada pengorbit NASA yakni pesawat ulang-alik Columbia (kode pesawat NASA: OV-102). Berikutnya hingga tahun 1985, NASA berhasil membuat pesawat Ulang Alik sejenis yang diberi nama: Columbia, Challenger, Discovery dan Atlantis
Sepanjang sejarahnya, Columbia telah melakukan 28 penerbangan, menghabiskan masa selama 300,74 hari di luar angkasa, menyelesaikan 4.808 orbit, dan terbang sejauh 201.497.772 km sebelum akhirnya meledak di udara tanggal 1 Februari 2003 dalam perjalanan pulang setelah melakukan misi orbitnya. Pada tahun 1992 pesawat Ulang Alik Endeavour menggantikan pesawat Columbia. Sedangkan Hingga Juli 2005, pesawat Discovery telah mengadakan 31 penerbangan, menghabiskan 241,95 hari di angkasa, menyelesaikan 3.808 orbit dan terbang sejauh 158.859.429 km.Pada tanggal 28 januari 1986 pesawat Challenger meledak 73 detik setelah lepas landas di stasiun peluncuran pesawat Ulang Alik di Cape Canaveral, Florida, USA dan menewaskan ketujuh awak termasuk ibu Guru Christa McAuliffe.



Cobalah Kau Mengerti
[intro] C Am Dm G Em Am Dm G
C Am
sudah ku katakan berulang kali
]Dm G
sebenarnya dia punya maksud hati
Em A
tapi mengapa kau tak mau mengerti
Dm G
dan slalu saja kau berkeras hati
C Am
waktu bersama kau cerita tentangnya
Dm G
aku sama sekali tak berburuk sangka
Em A
karna kau bilang dia hanya teman saja
Dm G
tapi lama-lama ku jadi curiga
[reff]
F
cobalah kau mengerti cobalah kau mengerti
Em D#
bahwa hati ini
Dm G
telah mengetahui telah mengetahui
C
dia ingin memilikimu
F
dengarkanlah diriku dengarkanlah diriku
Em A
wahai kekasihku
Dm G C
karna ku tak mau kehilangan dirimu

[int] A... D Bm Em A F#m B Em A 2x D

[reff setelah interlude]
G
cobalah kau mengerti cobalah kau mengerti
F#m F
bahwa hati ini
Em A
telah mengetahui telah mengetahui
D
dia ingin memilikimu
G
dengarkanlah diriku dengarkanlah diriku
Em A
wahai kekasihku
Em A
kau sangka aku cemburu
F#m B
tapi itu memang hakku
Em A
karna kau adalah kekasihku
[ending] D Bm G A 2x D7...

kunci gitar favoritku

F#m... D... A... E...

F#m
Hey girl you know you drive me crazy

D
one look puts the rhythm in my hand.

A
Still I'll never understand why you hang around

E
I see what's going down.

F#m
Cover up with make up in the mirror

D
tell yourself it's never gonna happen again

A E
you cry alone and then he swears he loves you.

F#m
Do you feel like a man

D
when you push her around?

A E
Do you feel better now as she falls to the ground?

F#m D
Well I'll tell you my friend, one day this world's going to end

A E
as your lies crumble down, a new life she has found.

The Red Jumpsuit Apparatus - Face Down Chords











Ceria
Intro : Em A D B Em A D Em A F#m B Em A D
D Em
hari ini kudendangkan
A D
lagu yg ingin kunyanyikan
B Em
terkenang semua kenangan
A D
yg tlah kualami
Em
ingin kubuka lembar baru
A D
untuk meneruskan hidupku
B Em
tak mau lagi kesedihan
A D
selimuti diriku
G A F#m B
semua orang ingin bahagia
Em A D
menjalani hidup di dunia ini
G A F#m B
ingin kubukakan jawaban
Em A
misteri dan senang yg sejati
D Em
hari ini kudendangkan
A D
lagu yg ingin kunyanyikan
B Em
terkenang semua kenangan
A D
yg tlah kualami
G Gm
* Em A F#m B
berlari dan terus bernyanyi
Em A D
mengikuti irama sang mentari
Em A F#m B
tertawa dan selalu ceria
Em A D
berikan ku arti hidup ini
Musik : Dm Gm C F Dm Gm A# C F#m B G#m C#m F#m B E F#m B G#m C#m F#m B E
F#m B G#m C#
berlari dan terus bernyanyi
F#m B E
mengikuti irama sang mentari
F#m B G#m C#
tertawa dan selalu ceria
F#m B E
berikan ku arti hidup ini

Minggu, 05 April 2009

ledakan bintang

Ledakan Bintang Yang Mengubah Teori Supernova
Teleskop Hubble milik NASA berhasil mengidentifikasi bintang yang satu juta kali lebih terang dari Matahari, sebelum ia meledak sebagai supernova di tahun 2005.
Yang menarik, berdasarkan teori evolusi bintang yang ada saat ini, sebuah bintang seharusnya belum menghancurkan diri sendiri di awal kehidupannya. Dengan adanya penemuan ini, bisa jadi pemahaman evolusi bintang masif yang ada selama ini memiliki kesalahan dan perlu adanya revisi.
Bintang yang meledak tersebut memiliki massa 100 kali massa Matahari dan masih terlalu muda untuk dapat mengevolusi inti besi yang masif dalam reaksi fusi nuklir. Kondisi tersebut merupakan prasyarat terjadinya keruntuhan inti yang memicu terjadinya ledakan supernova.

Hubble menemukan supernova pada bintang yang masih muda. Kredit : Hubble
Ledakan yang di identifikasi sebagai SN 2005gl terlihat pada galaksi spiral NGC 266 tanggal 5 Oktober 2005. Citra pra-ledakan yang diambil pada tahun 1997 menunjukan kalau si bintang yang meledak ini dulunya merupakan titik yang sangat terang dengan magnitudo visual absolutnya mencapai -10,3. Dengan kecerlangan seperti itu, diperkirakan ia berasal dari kelas bintang Luminous Blue Variables (LBVs), karena tidak ada bintang tipe lain yang lebih terang lagi.
Seagai bagian dari bintang kelas LBV, evolusi pada bintang untuk melepaskan massanya terjadi lewat angin bintang yang sangat dasyat. Hanya dengan cara ini, si bintang dapat membentuk inti besi yang sangat besar yang pada akhirnya meledak saat terjadi keruntuhan inti. Pada saat itulah ledakan supernova terjadi.
Di galaksi Bima Sakti, ada bintang bernama Eta Carinae yang massanya 100 massa Matahari. Eta Carinae diperkirakan mengalami kehilangan selubung hidrogennya saat ia meledak sebagai supernova. Nah, dalam penelitian tampaknya identifikasi awal menunjukan pada sebagian kasus, bintang masif akan meledak sebelum selubung hidrogen terlepas. Dengan demikian bisa dikatakan kalau evolusi inti dan evolusi selubung tidak selamanya harus terjadi seiring, seperti yang diperkirakan selama ini. Penemuan tersebut memberi pemahaman baru untuk merevisi teori evolusi yang sudah ada.
Kemungkinan lain yang dihadirkan adalah, SN 2005gl pada awalnya merupakan sepasang bintang yang kemudian bergabung. Jika ini terjadi maka di dalam bintang baru tersebut terjadi penimbunan reaksi nuklir yang membuat bintang terlihat makin terang namun sepertinya kurang berevolusi dibanding kondisi sebenarnya. Jika ini yang terjadi, muncul pertanyaan lain apakah ada mekanisme lain yang bisa memicu terjadinya ledakan supernova? Menurut Avishay Gal-Yam dari Weizmann Institute of Science, Rehovot, Israel, bisa jadi ada pemahaman dasar tentang bintang super cerlang melalui kehilangan massanya yang luput dari perhatian para peneliti.
Hasil pengamatan teleskop Hubble hanya mengungkap sebagian kecil dari massa bintang yang terlepas saat terjadi ledakan. Sebagian besar materi lainnya diperkirakan tertarik masuk ke dalam inti yang runtuh yang kemudian menjadi lubang hitam dengan estimasi massa sekitar 10-15 massa matahari.

Sabtu, 04 April 2009

super extrasolarplanets

Selain planet Bumi super, kali ini team pencari planet yang terdiri dari astronom amatir dan profesional menemukan planet ekstrasolar yang paling aneh diantara semua planet dalam katalog.
Mengapa aneh?
Nah planet yang baru ditemukan ini seperti bola gajah purba yang massanya 13 massa Jupiter dan mengorbit bintangnya kurang dari 4 hari. Planet baru ini dinamakan XO-3b, dan diantara 242 exoplanet yang sudah ditemukan, ia berbeda dalam beberapa hal. Diantaranya, ia merupakan planet paling besar dan paling masif dengan orbit yang sangat dekat. Dan yang menarik, orbitnya tidak sirkular melainkan ellips. Dengan eksentrisitas seperti ini tentunya akan memberi masukkan lain bagi para astronom yang bekerja dalam masalah pembentukan Tata Surya. Massa XO-3b sendiri berada di ambang batas antara planet dan katai coklat.
Debat untuk menetapkan batasan massa bagi katai coklat sendri masih terus berlangsung. Secara umum, objek dengan massa sekitar 80 massa Jupiter adalah bintang. Sedangkan katai coklat merupakan objek masif yang gagal menjadi bintang.
Kontroversi yang terjadi adalah, sebagian peneliti meyakini kalau apapun yang memungkinkan terjadinya fusi deutrium, yang secara teori bisa terjadi pada objek dengan massa 13 massa Jupiter adalah katai coklat. Sementara di pihak lain, muncul juga pendapat kalau ini bukan masalah massa, tapi mengenai pembentukan objek tersebut. Apakah ia terbentuk dengan sendirinya atau ia terbentuk sebagai bagian dari sebuah sistem keplanetan.
Tapi batas massa minimum untuk sebuah objek disebut katai coklat akan sangat berguna bagi para pemburu planet. Mereka akan segera bisa menentukan kalau ada planet yang cukup besar maka ia bisa digolongkan sebagai katai coklat atau sebagai planet. Mengapa?
Ini karena dalam mencari planet, para pemburu tidak benar-benar mencari sebuah planet ketika mengamati langit. Yang mereka lihat secara umum adalah goyangan (wobble) bintang akibat tarikan gravitasi planet yang mengorbit mereka. Semakin besar sebuah planet maka semakin besar pula goyangan yang ditimbulkan. Karena itu seharusnya para pemburu planet yang menggunakan metode kecepatan radial ini akan bisa menemukan lebih banyak lagi katai coklat sejak mereka mulai mengamati langit untuk melihat goyangan bintang sejak satu dekade lalu.Tapi sayangnya itu tidak terjadi, dan kekurangan objek berukuran super ini kemudian dikenal sebagai gurun katai coklat.
Yang membuat XO-3b menjadi penuh intrik adalah fakta kalau dia itu merupakan planet transit, yang artinya ia melewati bintangnya dalam setiap orbitnya.

Labels

my favorite | Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all